Morbidelli C252V: Cruiser 250 cc Bergaya Harley dengan Karakter Unik

Selasa 13-01-2026,11:23 WIB
Reporter : alian afwu sugar
Editor : Hanida Syafrina

Meski demikian, knalpot ganda kanan-kiri yang simetris sukses memperkuat aura cruiser klasik ala Harley.

BACA JUGA:Sumsel Matangkan Persiapan Health Tourism, RSUD Siti Fatimah Siapkan 3 Layanan Unggulan

BACA JUGA:Pemprov Sumsel Buka Kembali Alur Sungai Lalan, Angkutan Batubara Diizinkan

Posisi Duduk dan Handling

Posisi duduk Morbidelli C252V sangat khas motor cruiser. Joknya rendah, hanya sekitar 700 mm, membuat motor ini ramah bagi pengendara dengan tinggi badan sekitar 160 cm.

Stang fat bar yang lebar dipadukan dengan pijakan kaki yang condong ke depan menciptakan posisi berkendara yang agresif dan maskulin, meski butuh adaptasi di awal karena badan sedikit dipaksa menunduk.

Dengan bobot sekitar 170 kg, handling motor ini masih tergolong ramah.

Namun, stang yang lebar dan wheelbase panjang sekitar 1,5 meter membuatnya kurang lincah saat bermanuver di kemacetan atau saat putar balik. Radius putarnya terasa besar, sehingga pengendara harus lebih berhati-hati di ruang sempit.


Dari sisi desain, Morbidelli C252V benar-benar menonjolkan gaya cruiser klasik ala Harley-Davidson Sportster. --youtube.com/@otomotif tv

Performa Mesin dan Karakter Berkendara

Morbidelli C252V dibekali mesin V-Twin 249 cc, 8 katup, berpendingin cairan, dengan tenaga 25,5 hp dan torsi 25 Nm.

Karakter mesinnya sangat khas cruiser: torsi bawah terasa kuat dan responsif, ideal untuk stop and go di perkotaan. Suara mesin pun sudah terdengar “ngorok” ala Harley meski masih menggunakan knalpot standar.

BACA JUGA:Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriyah Jatuh pada 18 Februari 2026

BACA JUGA:Diduga Soal Asmara, Video Viral Remaja Putri Terjun dari Jembatan Tanjung Baru

Di putaran menengah, terdapat sedikit jeda tenaga sebelum kembali mengisi di putaran atas. Akselerasi 0–60 km/jam dapat diraih sekitar 4 detik, sementara 0–100 km/jam di bawah 12 detik.

Top speed berkisar di angka 133 km/jam, bukan yang tercepat di kelasnya, namun sejalan dengan karakter motor yang mengutamakan sensasi dan torsi, bukan kecepatan puncak.

Kategori :