Kapasitas tersebut jauh melampaui kompetitor besar seperti Samsung S24 Ultra yang hanya dibekali 5.000 mAh.
Dengan dukungan pengisian daya cepat 90W Flash Charge, pengguna hanya butuh waktu kurang dari satu jam untuk mengisi baterai hingga penuh.
Smartphone kecil Vivo X300 dengan tenaga flagship--Foto: youtube@GadgetIn
Sektor kamera tidak kalah mengerikan. Dilengkapi dengan sensor utama 50 MP, kamera periskop telefoto 50 MP dengan kemampuan 3x optical zoom, serta lensa ultra-wide 50 MP, hasil jepretannya terbukti tajam dan cerah bahkan di kondisi minim cahaya.
David menambahkan bahwa sistem kamera ini sangat "enjoyable" karena mampu menghasilkan rentang dinamis yang luas dan warna yang konsisten di semua lensa.
Namun, tidak ada perangkat yang sempurna. Catatan kritis muncul pada sektor audio di mana speaker audionya dirasa terlalu dominan pada nada tinggi (treble) sehingga terdengar agak cempreng.
Selain itu, hukum alam pada perangkat kecil tetap berlaku; sistem pendinginan yang lebih ringkas membuat suhu perangkat cenderung lebih cepat naik saat dipacu bermain game berat seperti Genshin Impact dalam durasi lama.
Opini publik juga menyoroti harga yang dipatok di kisaran Rp11 jutaan. Beberapa calon pembeli merasa harga tersebut cukup tinggi untuk sebuah ponsel compact, meski spesifikasinya memang sangat mumpuni.
Namun, bagi mereka yang mendambakan kenyamanan penggunaan tanpa harus membawa "batu bata" di saku, Vivo X300 menjadi standar baru bagi industri ponsel compact di masa depan.