Dari Perhiasan Set hingga Emas Batangan, Inilah Tren Mahar Pernikahan di Palembang

Rabu 07-01-2026,07:36 WIB
Reporter : Leni Marlina
Editor : Hanida Syafrina

BACA JUGA:54 Peserta Ikuti Tes CAT Seleksi Calon Anggota KPID Sumsel

BACA JUGA:Menabung 14 Tahun, Tukang Sapu Jalanan Palembang Akhirnya Berangkat Haji

Pilihan ini dinilai praktis dan aman karena nilainya cenderung mengikuti harga pasar global.

Emas batangan juga mudah disimpan dan dijual kembali jika suatu saat dibutuhkan.

Di Palembang, emas batangan sering dijadikan pelengkap perhiasan emas, sehingga seserahan tidak hanya indah secara visual, tetapi juga kuat dari sisi nilai ekonomi.

Dalam hal desain, model perhiasan emas yang diminati terus mengikuti perkembangan tren.

Calon pengantin masa kini cenderung menyukai desain yang modern, ringan, dan elegan.

Unsur kearifan lokal tetap menjadi daya tarik tersendiri.

Salah satu motif khas Palembang yang banyak diaplikasikan pada perhiasan emas adalah motif padi.

BACA JUGA:Korupsi Dana Desa, Polisi Tangkap Kades Permata Baru Ogan Ilir

BACA JUGA:Prosesi Pedang Pora Warnai Pisah Sambut Kapolrestabes Palembang

Motif ini melambangkan kemakmuran, kesuburan, dan harapan akan kehidupan rumah tangga yang berkecukupan.

Set perhiasan dengan sentuhan motif padi sering kali menjadi incaran karena memadukan nilai budaya dan keindahan desain.


Tidak sekadar bernilai materi, emas juga mengandung makna simbolis yang kuat,--ig@tokomaskendi.official

Selain motif tradisional, model perhiasan yang unik, lucu, dan tidak pasaran juga semakin diminati.

Banyak calon pengantin wanita menginginkan perhiasan yang berbeda dari kebanyakan orang, namun tetap terlihat anggun.

Kategori :