Namun, pendekatan Nissan cenderung konservatif: beberapa fitur seperti wireless charging atau kamera 360° tidak tersedia di semua model, tergantung trimnya.
Hyundai: Teknologi Progresif dan Konektivitas Tinggi
Hyundai di sisi lain menempatkan teknologi sebagai nilai jual utama — terutama dalam SUV-nya. Hyundai mengembangkan sistem konektivitas dan fitur-fitur pintar yang sangat menarik:
Bluelink Connected Car Services — fitur konektivitas yang menyediakan SOS call, geo-fencing, valet alerts, dan pemantauan status kendaraan dari jarak jauh.
SUV Nissan vs Hyundai teknologi modern terbaru--Foto: instagram@gybirdmotorske
Apple CarPlay & Android Auto Wireless — banyak model Hyundai sudah menawarkan integrasi smartphone tanpa kabel.
Head-Up Display (HUD) dan Dual 12,3″ Displays pada beberapa trim — menghadirkan tampilan besar sekaligus modern di dashboard.
Fitur SmartSense — suite teknologi keselamatan Hyundai, meliputi Adaptive Cruise Control, Forward Collision Avoidance, Blind Spot Detection, Lane Keeping Assist, dan lainnya.
Selain itu, Hyundai terus memperluas teknologi hybrid dan elektrifikasi pada SUV-nya, seperti pada Hyundai Tucson hybrid yang menawarkan efisiensi bahan bakar lebih baik tanpa mengorbankan tenaga.
2. Infotainment dan Konektivitas
Nissan: Simpel dan Fungsional
Infotainment Nissan umumnya mudah digunakan dan responsif, dengan Apple CarPlay & Android Auto sebagai fitur standar pada kebanyakan model.
Pada versi Nissan Rogue tertinggi, Nissan bahkan
Namun dibandingkan Hyundai, Nissan masih belum setinggi dalam hal layar besar dan fitur konektivitas lanjutan seperti Bluelink.
Misalnya, Nissan X-Trail pada beberapa trim tidak memiliki wireless charging atau kamera 360° standar.
Hyundai: Layar Besar dan Terhubung Penuh