Rahasia Arah Bitcoin 2026: CEO Abra Bongkar Peran Likuiditas The Fed

Minggu 04-01-2026,08:51 WIB
Reporter : Diana
Editor : Hanida Syafrina

PALTV.CO.ID,- Pergerakan Bitcoin (BTC) menuju 2026 diperkirakan tidak lagi ditentukan oleh euforia sesaat atau spekulasi ritel semata.

CEO Abra, Bill Barhydt, justru menyoroti satu faktor kunci yang menurutnya akan menjadi “penggerak senyap” pasar kripto ke depan: likuiditas dari Federal Reserve (The Fed)

Dalam wawancaranya di Schwab Network, Barhydt menegaskan bahwa arah kebijakan moneter Amerika Serikat akan sangat menentukan apakah Bitcoin mampu kembali memasuki fase bullish berkelanjutan atau justru bergerak stagnan.

Namun, berbeda dari narasi reli instan yang sering beredar di media sosial, ia menekankan bahwa perubahan besar tidak akan terjadi dalam semalam.

The Fed Mulai Melunak, Tapi Belum Lepas Kendali.

BACA JUGA:Samsung Kesulitan Menentukan Harga Galaxy S26 dan Diduga Rugi untuk Setiap Galaxy Z TriFold

BACA JUGA:7 HP 2 Jutaan RAM 8/256 GB Terbaik 2026

Menurut Barhydt, The Fed saat ini mulai memperlihatkan sinyal pelonggaran setelah lama menerapkan kebijakan keuangan ketat.

Meski belum secara resmi memasuki fase quantitative easing (QE) penuh, bank sentral AS dinilai sudah mulai “mengamankan pasar” melalui dukungan terhadap obligasi pemerintah.

Ia menyebut kondisi ini sebagai “QE versi ringan”—sebuah fase transisi di mana The Fed belum agresif mencetak likuiditas, namun perlahan mengurangi tekanan terhadap sistem keuangan.

“Ketika suku bunga mulai turun dan obligasi tidak lagi menarik, dana besar akan mencari alternatif. Dalam sejarah pasar keuangan, situasi seperti ini sering menjadi katalis positif bagi aset berisiko, termasuk Bitcoin,” ungkap Barhyd.


“penggerak senyap” pasar kripto ke depan: likuiditas dari Federal Reserve (The Fed)--Chat GPT image

Narasi ini menarik perhatian pelaku pasar karena menunjukkan bahwa Bitcoin tidak lagi bergerak sendirian, melainkan semakin terikat pada siklus likuiditas global.

BACA JUGA:Super Flu Disebut Hanya Flu Musiman Namun Gejala Lebih Berat

BACA JUGA:Libur Akhir Tahun Menjadi Berkah Bagi Pelaku Usaha Pempek di Palembang

Kategori :