Berbeda dengan emas batangan yang murni untuk disimpan, emas perhiasan memiliki keunggulan ganda, yakni sebagai alat investasi sekaligus dapat digunakan untuk menunjang penampilan.
Masyarakat Palembang banyak memilih perhiasan berbentuk kalung, cincin, gelang, maupun anting dengan kadar emas berkisar antara 16 hingga 24 karat.
Perhiasan emas berkadar tinggi biasanya dipilih karena nilai jualnya masih cukup baik ketika dijual kembali, meskipun ada potongan ongkos pembuatan.
Salah satu bentuk investasi emas yang juga diminati adalah pembelian emas per suku.
Di Palembang, satu suku setara dengan sekitar 6,7 gram emas.
Sistem pembelian per suku ini sudah menjadi tradisi turun-temurun dan masih bertahan hingga sekarang.
Banyak masyarakat merasa lebih familiar dan nyaman menggunakan satuan suku dibandingkan gram.
BACA JUGA:Februari Luncur! Samsung Galaxy S26 Ultra Bocoran Menunjukkan Peningkatan Kamera Besar
BACA JUGA:Tutup Tahun 2025, KAI Divre III Salurkan CSR Mobil Toilet untuk Kabupaten Muara Enim
Emas per suku tersedia dalam bentuk batangan maupun perhiasan, dan sering dijadikan patokan harga emas harian di berbagai toko emas di Palembang.
emas masih menjadi instrumen investasi favorit masyarakat lintas generasi.--ig@penghasiluangterbaru
Dari segi metode investasi, pembelian emas secara langsung di toko emas masih menjadi cara paling umum.
Sejumlah toko emas ternama di Palembang seperti Makmur Jaya, Raja Mas, hingga Butik Antam selalu ramai pengunjung, terutama saat harga emas menunjukkan tren kenaikan.
Pembelian langsung memberikan rasa aman bagi sebagian masyarakat karena bisa melihat fisik emas secara langsung, memeriksa kadar, serta bertransaksi secara tunai.
Selain itu, hubungan kepercayaan antara pembeli dan pedagang emas juga menjadi faktor penting yang membuat metode ini tetap diminati.
BACA JUGA:Viral di Medsos, Usai Dilantik Oknum Pejabat Pemkab Muba Bagi-bagi Uang Sambil Joget-joget