Di sektor performa, Galaxy M62 membawa chipset Exynos 9825, prosesor kelas flagship yang juga digunakan di seri Galaxy Note 10.
Chipset ini dibuat dengan fabrikasi 7nm yang efisien, memberikan kecepatan tinggi untuk menjalankan berbagai aplikasi berat, multitasking intens, hingga proses pengeditan video mobile.
duel daya tahan Galaxy M62 dan Poco X3 terbaru--Foto: samsung.com
Pengguna yang membutuhkan ponsel untuk produktivitas tinggi akan merasakan perbedaan signifikan di kelas harga ini.
Sementara itu, Poco X3 mengandalkan chipset Snapdragon 732G, prosesor yang dirancang khusus untuk gaming ringan hingga menengah.
Meski tidak setara flagship, Snapdragon 732G terkenal stabil, hemat daya, dan mampu menjalankan game populer seperti PUBG Mobile dan Genshin Impact dengan pengaturan grafis menengah.
Di sisi performa murni, Exynos 9825 sedikit lebih unggul, namun Poco X3 menawarkan pengalaman yang efisien dan lebih ramah panas.
Konfigurasi Kamera: Kualitas vs Fleksibilitas
Galaxy M62 menggunakan kamera utama 64MP dengan sensor berkualitas tinggi, ditemani kamera ultrawide 12MP serta dua kamera 5MP untuk macro dan depth.
review smartphone baterai jumbo Galaxy M62 vs Poco X3-- Foto: samsung.com
Hasil fotonya cerah, memiliki dynamic range luas, dan performa malam yang lebih stabil berkat optimasi software Samsung.
Kamera ultrawide 12MP juga mampu menghasilkan foto lanskap yang detail dan natural.
Poco X3 membalas dengan kamera utama 64MP Sony IMX682, sensor yang terkenal konsisten dalam berbagai kondisi.
Ditambah kamera ultrawide 13MP, macro 2MP, dan depth 2MP, Poco X3 memberikan fleksibilitas lebih banyak untuk berbagai gaya pemotretan.
Untuk pengguna kreatif yang suka bereksperimen dengan angle, macro, dan foto outdoor, Poco X3 menawarkan paket kamera yang cukup lengkap.
Arena Utama: Baterai Jumbo