BACA JUGA:Residivis Pencurian Ditangkap Bawa Senjata Tajam di Tanjung Batu
Beberapa keluarga menambahkan sedikit kaldu ayam atau tulang untuk membuat rasa lebih berisi, namun tetap mempertahankan karakter sederhana yang menjadi ciri khasnya.
Bahan-Bahan yang Digunakan
Elemen utama tentu saja kemplang mentah, baik yang berbentuk bundar maupun lonjong (lenjer). Kemplang ini biasanya terbuat dari campuran ikan tenggiri, gabus, atau kakap yang digiling halus, kemudian dicampur dengan tepung tapioka dan bumbu.
Karena belum digoreng, teksturnya keras sehingga perlu proses perendaman terlebih dahulu sebelum dimasak.
Sayuran yang digunakan mirip dengan sayur sop pada umumnya: kentang, wortel, buncis, kol, seledri, daun bawang, hingga tomat.
Campuran ini memberi warna dan kesegaran dalam semangkuk sop, sekaligus menyeimbangkan rasa gurih dari kemplang.
BACA JUGA:Residivis Pencurian Ditangkap Bawa Senjata Tajam di Tanjung Batu
BACA JUGA:Diduga Dikeroyok Security Sawit, Warga Muara Enim Laporkan Kasus ke Polda Sumsel
Pembuatan Sop Kemplang sebenarnya cukup mudah. Kemplang mentah direndam selama beberapa jam agar teksturnya melunak.
Sop Kemplang lahir dari kreativitas dapur rumahan.--ig@masakmom
Setelah itu, bumbu halus ditumis hingga aromanya harum, lalu dimasukkan ke dalam air mendidih bersama sayuran keras seperti kentang dan wortel.
Ketika sayuran mulai empuk, barulah kemplang yang telah direndam dimasukkan. Proses perebusan membuat kemplang mengembang sedikit dan bumbunya meresap.
Hidangan biasanya diselesaikan dengan menambahkan daun bawang, seledri, dan tomat, kemudian diberikan taburan bawang goreng.
Sop Kemplang mungkin belum sepopuler pempek atau tekwan, tetapi justru di sanalah pesonanya.
Hidangan ini menunjukkan bagaimana masyarakat Palembang mampu mengolah bahan yang sama menjadi sesuatu yang berbeda. Dari sekadar kerupuk menjadi sajian berkuah yang menenangkan, Sop Kemplang berhasil memperkaya kekayaan kuliner daerah.