BACA JUGA:Rami Mulya Wisata Kirim 23 Jemaah Umrah dengan Kelas VIP dan VVIP ke Tanah Suci
Ia tidak bersepeda sendirian, tetapi ditemani oleh seorang pria luar biasa bernama Supriyadi, seorang penduduk asli Tangerang, yang usianya sudah melampaui 60 tahun.
Supriyadi, dengan semangatnya yang tidak pernah surut, memilih mendampingi Winaryo dalam perjalanan yang penuh tantangan ini.
Keputusan Supriyadi ini mencerminkan semangat gotong royong dan kekompakan lintas generasi dalam meraih impian.
"Walaupun usia sudah tidak muda lagi, saya merasa memiliki kesehatan yang baik dan masih bisa berkontribusi. Saya ingin mendukung Winaryo untuk mencapai impian suci ini," kata Supriyadi dengan tulus.
BACA JUGA:Do'a dan Sedekah Keluarga yang Ditinggal Dapat Perlancar Jemaah Haji Beribadah di Tanah Suci
Kisah perjalanan ini menunjukkan bahwa kebersamaan dan semangat tak kenal usia dapat menjadi pendorong kuat dalam mencapai tujuan suci.--Istimewa
Kehadiran Supriyadi memberikan dimensi baru pada perjalanan ini. Selain menjadi teman seperjalanan, Supriyadi menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang yang mengikuti kisah ini.
Dengan keterbatasan usia, ia membuktikan bahwa semangat dan tekad dapat mengatasi segala rintangan dalam mencapai tujuan.
Winaryo, dengan penuh rasa syukur, mengungkapkan, "Saya sangat bersyukur memiliki Supriyadi di samping saya. Beliau adalah bukti bahwa usia bukanlah halangan untuk menggapai impian besar. Kami saling mendukung dan memotivasi satu sama lain setiap hari."
Perjalanan bersama ini juga menciptakan momen kebersamaan yang tak terlupakan di antara Winaryo dan Supriyadi.
Mereka tidak hanya saling menguatkan dalam perjalanan fisik, tetapi juga bertukar cerita dan pengalaman sepanjang hidup.
Kisah perjalanan ini menunjukkan bahwa kebersamaan dan semangat tak kenal usia dapat menjadi pendorong kuat dalam mencapai tujuan suci.
Semoga perjalanan mereka berdua terus lancar dan penuh berkah hingga mencapai Tanah Suci Mekah, menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk tetap bermimpi dan berjuang menuju impian mereka.
Winaryo, seorang warga Pelipit yang memiliki niat kuat untuk beribadah ke Mekah, telah memulai perjalanan panjangnya menggunakan sepeda.