BACA JUGA:Hukum Menikahi Perempuan yang Ditinggal Pergi Suaminya Tanpa Kabar
Allah SWT menjanjikan bahwa seseorang yang menikah akan dijamin rezekinya, terutama jika ia rajin menafkahi anak dan istrinya.
Pernikahan dianggap sebagai gerbang ibadah di mana setiap tindakan sehari-hari, termasuk mencari nafkah untuk keluarga, menjadi ibadah.
Dalam sebuah Hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Abu Hurairah, beliau berkata:
“Ketika hamba berada di setiap pagi, ada dua malaikat yang turun dan berdoa, “Ya Allah berikanlah ganti pada yang gemar berinfak (rajin memberi nafkah pada keluarga).” Malaikat yang lain berdoa, “Ya Allah, berikanlah kebangkrutan bagi yang enggan bersedekah (memberi nafkah).” (HR. Bukhari, No. 1442; Muslim, no. 1010)
BACA JUGA:Ini Pahala dan Ganjaran Menjodohkan Orang Lain Sampai Menikah dalam Islam
Allah SWT menjanjikan bahwa seseorang yang menikah akan dijamin rezekinya, terutama jika ia rajin menafkahi anak dan istrinya.--freepik.com/@freepik
Dari hadis di atas dapat diartikan bahwa dalam hal ini yang dimaksud dengan mengeluarkan infak yang wajib adalah seperti nafkah bagi keluarga.
Kedudukan seorang suami yang menafkahi keluarganya sangatlah mulia, sehingga Allah SWT akan menjamin rezekinya.
Sebagaimana Dalam Al-Quran Surah Saba’ ayat 39, Allah SWT berfirman, yang artinya:
“Katakanlah: Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya). Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.” (QS. Saba’: 39).
BACA JUGA:Menikah Tanpa Restu Orang Tua, Apakah Boleh Menurut Pandangan Islam? Simak Penjelasannya!
Ayat tersebut menjelaskan bahwa barang siapa saja yang memberikan nafkah dengan ketaatan kepada Allah, maka Allah SWT akan menggantinya.
Allah SWT Akan Menolong Orang yang Menikah Karena Ingin Menjaga Kesucian
Allah SWT menjanjikan pertolongan bagi orang yang menikah dengan tujuan menjaga kesuciannya. Dalam hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah, Rasulullah bersabda:
“Ada tiga orang yang akan mendapatkan pertolongan Allah SWT. Orang yang berjihad di jalan Allah. Lalu, orang yang menikah demi menjaga kesuciannya. Dan budak mukatab yang ingin membebaskan dirinya.” (H.R. Tirmidzi)