Sekitar 11 Persen dari 1.500 Km Jalan Nasional di Sumsel Alami Kerusakan
Sekitar 11 persen dari 1.500 Km jalan nasional di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) alami kerusakan.-Ekky Saputra-PALTV
PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Dari sekitar 1.500 kilometer jalan nasional di Sumatera Selatan, setidaknya sekitar 11 persen ruas jalan masih alami kerusakan.
Ruas jalan nasional tersebut menjadi wewenang dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Selatan (BBPJN Sumsel).
Kepala BBPJN Sumsel Panji Krisna Wardana mengatakan, kerusakan jalan nasional di Sumatera Selatan didominasi pada ruas Palembang-Betung, dengan kerusakan jalan sepanjang 8 kilometer.
“Totalnya sekitar 8 kilo, tapi potensi yang paling besar memang di daerah tanjakan dan daerah rawan kemacetan seperti di Km 13 sampai Km 18 karena memang dominan terjadi tempat kemacetan,” kata Panji Krisna Wardana.
BACA JUGA:Heboh, Pria Ditemukan Meninggal di Kebun Karet Keluang, Polisi Lakukan Penyelidikan
BACA JUGA:Kementerian PUPR Pastikan Sekolah Rakyat Palembang Dibangun Agustus 2026

Panji Krisna Wardana, Kepala BBPJN Sumsel.-Ekky Saputra-PALTV
Menurut Panji, dengan anggaran yang terbatas yakni sekitar Rp3 miliar untuk perbaikan setiap jalan dengan panjang 100 kilometer, menjadi tantangan sehingga perbaikan jalan hanya berfokus pada perbaikan tambal sulam dan mengikis jalan yang bergelombang.
“Jadi memang kurang lebih untuk satu ruas itu kurang lebih Rp3 miliar untuk 100 kilo rata-rata, itu untuk penambalan lubang, termasuk juga untuk perawatan jalan lainnya agar tidak cepat rusak,” tambah Kepala BBPJN Sumsel Panji Krisna Wardana.

BBPJN Sumsel menargetkan perbaikan permanen Jalan Palembang-Betung dilakukan pada tahun 2027 mendatang.-Ekky Saputra-PALTV
Sementara untuk perbaikan permanen menyeluruh di ruas jalan Palembang-Betung, BBPJN Sumsel menargetkan perbaikan permanen dilakukan pada tahun 2027 mendatang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: paltv

