Generasi Muda Makin Aktif Menabung Lewat Program KEJAR
Program KEJAR mendorong semakin banyak pelajar di Indonesia memiliki rekening tabungan sejak usia dini.--Foto : Chatgpt_IMAGE
PALTV. CO.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan perkembangan positif pada program tabungan pelajar di Indonesia. Total rekening tabungan pelajar kini mencapai 59,03 juta rekening, sementara nilai simpanannya tercatat sebesar Rp29,13 triliun.
Pencapaian tersebut menunjukkan semakin meningkatnya partisipasi generasi muda dalam memanfaatkan layanan keuangan formal sekaligus menjadi indikator keberhasilan berbagai program inklusi keuangan yang dijalankan pemerintah dan industri jasa keuangan.
OJK menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan kemajuan yang signifikan dalam upaya memperluas akses keuangan bagi pelajar. Keberhasilan Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) menjadi salah satu faktor utama yang mendorong peningkatan jumlah rekening tabungan di kalangan siswa dari berbagai jenjang pendidikan.
Berdasarkan data OJK, capaian Program KEJAR telah mencapai 88,36 persen. Angka tersebut menunjukkan bahwa semakin banyak pelajar yang telah memiliki rekening tabungan sebagai sarana untuk belajar mengelola keuangan sejak usia dini. Program ini tidak hanya bertujuan memperkenalkan layanan perbankan kepada pelajar, tetapi juga menanamkan budaya menabung yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kehidupan mereka di masa mendatang.

OJK mencatat jumlah rekening tabungan pelajar mencapai 59,03 juta dengan nilai simpanan Rp29,13 triliun.--Foto : Gemini
Selain meningkatnya jumlah rekening, pertumbuhan tahunan atau year on year (yoy) juga menunjukkan tren yang positif. Jumlah rekening tabungan pelajar tercatat tumbuh sebesar 1,25 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Pertumbuhan ini menjadi bukti bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan keuangan semakin meningkat. Dukungan dari sekolah, orang tua, lembaga perbankan, serta berbagai pihak terkait turut berperan dalam mendorong pelajar untuk mulai menabung secara rutin.
Dari sisi nilai simpanan, OJK mengakui bahwa tabungan pelajar memiliki karakteristik yang cukup dinamis sehingga nilainya dapat mengalami fluktuasi dalam jangka pendek.
Meski demikian, secara keseluruhan nominal simpanan masih menunjukkan tren yang positif dan terus bertumbuh. Hal ini menandakan bahwa pelajar tidak hanya membuka rekening, tetapi juga mulai memanfaatkan rekening tersebut untuk menyimpan dana secara aktif.
BACA JUGA:Pasar Sako Palembang Sepi di Hari Raya Idul Adha, Jalanan Lengang Tanpa Kemacetan

Budaya menabung di kalangan generasi muda dinilai penting untuk membangun pengelolaan keuangan yang sehat.--Foto : Copilot
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: berbagai sumber

