Sapi Kurban 700 Kilogram Tercebur ke Dam, Proses Evakuasi Dibantu Damkarmat Palembang Berlangsung Dramatis
Petugas Damkarmat Palembang dibantu warga mengevakuasi sapi kurban seberat 700 kilogram yang tercebur ke dalam saluran dam di Kelurahan 10 Ilir.-Heru Wahyudi-PALTV
PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Warga di kawasan Dam Kelurahan 10 Ilir Kecamatan Ilir Timur III Kota Palembang, dibuat heboh oleh seekor sapi kurban yang tercebur ke saluran dam usai pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah pada Jumat pagi, 27 Mei 2026.
Sapi kurban berjenis Mongol Lampung dengan bobot sekitar 700 kilogram itu diketahui milik Ketua RT 01 setempat, Mardi.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Selamet Riyadi Lorong Karang Kuang sekitar pukul 08:30 WIB.
Kejadian itu langsung menarik perhatian warga sekitar. Puluhan warga tampak berupaya membantu proses penyelamatan sapi yang berada di dalam dam.
BACA JUGA:Seorang Pria Nekat Hendak Bundir Panjat Tower Kelurahan 9 Ilir Palembang
BACA JUGA:Pasar Sako Palembang Sepi di Hari Raya Idul Adha, Jalanan Lengang Tanpa Kemacetan
Namun karena ukuran sapi cukup besar dan kondisi lokasi yang sulit, evakuasi akhirnya melibatkan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Palembang.

Mardi, Ketua RT 01 Kelurahan 10 Ilir.-Heru Wahyudi-PALTV
Dalam keterangannya, Ketua RT 01 Kelurahan 10 Ilir Mardi mengatakan bahwa sebelum tercebur ke dam, sapi kurban tersebut sempat dipindahkan mendekati lokasi penyembelihan.
Diduga mengalami stres karena banyak warga yang berkerumun di sekitarnya, sapi kurban itu jadi panik.
“Awalnya sapi dipindahkan ke dekat lokasi penyembelihan. Mungkin karena banyak orang yang melihat dan mengerumuni, sapinya jadi panik lalu mundur perlahan sampai akhirnya jatuh ke dalam dam,” ujar Mardi.
BACA JUGA:Masa Depan Transportasi: Kenapa Mobil Listrik Semakin Penting?
BACA JUGA:Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Pekerjaan: Ancaman atau Peluang?
Menurut Ketua RT 01 Mardi, proses evakuasi sapi kurban berlangsung cukup lama karena beratnya mencapai 700 ratus kilogram.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: paltv

