Kenaikan Capai 20 Persen, Idul Adha Bawa Angin Segar Bagi Peternak Sapi di Palembang
Momentum Idul Adha membawa berkah bagi peternak sapi di Palembang dengan meningkatnya permintaan dan penjualan hewan kurban.--PALTV
PALEMBANG, PALTV.CO.ID– Hari raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026 ini membawa angin segar bagi para peternak sapi di kota Palembang, salah satunya seperti peternakan sapi milik Sutejo, yang berada di jalan TPA Sukawinatan, lorong Sidomulyo Palembang.
Pasalnya, menurut Sutejo, menjelang Idul Adha ini penjualan sapi sebagai hewan kurban terbilang mengalami peningkatan sekitar 20 persen ketimbang tahun sebelumnya.
“kalau untuk tahun ini ada peningkatan sekitar 20 persen. Kita menjual sapi mulai dari harga Rp 17 juta sampai ke atas.” katanya.
Untuk Idul Adha tahun ini pembeli hewan kurban tidak hanya datang dari Palembang, namun juga daerah luar kota di dalam provinsi Sumsel (Sumatera Selatan), dan mayoritas pembeli memilih jenis sapi Bali yang dagingnya lebih banyak, dengan harga sekitar Rp. 21 juta hingga Rp 25 juta.
BACA JUGA:Harga Sembako dan Sayuran di Pasar Pocong Palembang Naik Jelang Iduladha
Kendati begitu, menurut pria yang biasa disapa Tejo ini, peternakannya juga tetap menyediakan sapi besar sebagai pilihan, seperti sapi jenis Simmental.
“kalau untuk arisan masjid biasanya dipilih sapi Bali, karena kualitas dagingnya lebih banyak. Kalau harganya dari 21 samapi 25 ada tergantung bobot. Tapi kita juga menyiapkan sapi besar seperti sapi Simmental.” lanjutnya.

Idul Adha bawa keuntungan bagi peternak sapi di Palembang--PALTV
Tejo juga menjelaskan, jika peternakannya sudah memiliki sertifikat dari pemerintah, dan untuk hal tersebut perawatan sapi tidak dilakukan sembarangan dengan memperhatikan kebersihan kandang, pakan dan minuman sapi, hingga mengupayakan pembatasan mobilitas sapi agar tidak terkena virus.

peternak sapi Palembang rasakan dampak positif Idul Adha--PALTV
“kita menjaga protokol kesehatan. Mulai dari makan, minum kita perhatikan, kemudian lalu-lalang dari sapinya kita batasi.” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

