Bukit Asam PT. BA

Tahun 2026, Kasus TPPO di Sumsel Masih Dalam Kategori Tinggi

Tahun 2026, Kasus TPPO di Sumsel Masih Dalam Kategori Tinggi

Pemprov Sumsel Bentuk Gugus Tugas TPPO, Antisipasi Warga Jadi Korban Perdagangan Orang--Foto : Ekky - PALTV

PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Berdasarkan data BP3MI Sumatera Selatan hingga Mei 2026, sedikitnya 60 warga Sumatera Selatan berhasil dipulangkan ke daerah asal setelah menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Para korban diketahui bekerja di luar negeri secara nonprosedural dan terjebak dalam praktik penipuan atau scam di negara Malaysia dan Kamboja.

Selain memulangkan korban TPPO, BP3MI Sumsel bersama pihak imigrasi juga berhasil menggagalkan keberangkatan tiga warga yang diduga hendak bekerja ke luar negeri melalui jalur nonprosedural.

“Di semester 1 ini sudah ada sekitar 60 warga Sumsel yang berhasil kami pulangkan dari luar negeri. Selain itu, kami bersama pihak imigrasi juga berhasil mencegah 3 orang yang hendak berangkat melalui jalur nonprosedural" kata Waydinsyah, Kepala BP3MI Sumatera Selatan 

BACA JUGA:Peluncuran iPhone 18 Pro Max Segera: Desain, Kamera, Perkiraan Harga, dan Semua yang Perlu Diketahui

BACA JUGA:Wali kota Palembang Persilakan 3 Anggota Dishub yang Dipecat Ajukan Banding


Waydinsyah, Kepala BP3MI Sumatera Selatan --Foto : Ekky - PALTV

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat upaya pencegahan kasus TPPO dan korban penipuan di Sumatera Selatan.

Disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sumsel, Apriyadi mengatakan, saat ini Pemprov Sumsel bersama sejumlah stakeholder telah membentuk tim gugus tugas.

Tim tersebut dibentuk untuk mengantisipasi warga Sumsel yang direkrut bekerja ke luar negeri dengan modus tawaran gaji besar, namun justru berpotensi dipekerjakan sebagai operator judi online hingga menjadi korban perdagangan organ tubuh.

“tapat tadi kita telah membentuk gugus tugas TPPO. Tujuannya untuk memperkuat pencegahan dan pengawasan agar masyarakat tidak mudah tergiur tawaran kerja di luar negeri yang tidak jelas dan akhirnya menjadi korban.” kata Apriyadi, Asisten I setda Sumsel 


Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sumsel, Apriyadi --Foto : Ekky - PALTV

BACA JUGA:Sekda Palembang Pastikan Pangan Stabil Jelang Idul Adha

BACA JUGA:Model Gelang Koin Emas Huruf Hijaiyah yang Elegan dan Kekinian untuk Muslimah Gen-Z

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: paltv.co.id