Bukit Asam PT. BA

Hingga Rabu Pagi, Rumah Warga Kelurahan Bukit Lama Masih Tergenang Banjir

Hingga Rabu Pagi, Rumah Warga Kelurahan Bukit Lama Masih Tergenang Banjir

Hingga Rabu Pagi, 22 April 2026, rumah warga Kelurahan Bukit Lama Kecamatan Ilir Barat I Kota Palembang masih tergenang banjir.-Ekky Saputra-PALTV

PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur Kota Palembang sejak Selasa sore, 21 April 2026, menyebabkan sejumlah wilayah terendam banjir.

Hingga Rabu pagi, 22 April 2026, genangan air masih belum surut dan bahkan merendam rumah warga di beberapa titik.

Berdasarkan pantauan di lapangan, salah satu wilayah terdampak cukup parah berada di Kelurahan Bukit Lama.

Banjir yang terjadi tidak hanya menggenangi jalan, tetapi juga masuk ke dalam rumah warga, sehingga menghambat aktivitas sehari-hari.

BACA JUGA:Kemenkum Sumsel Perkuat Finalisasi Dokumen IG Songket Palembang

BACA JUGA:Infrastruktur EV di Ibu Kota Makin Lengkap, Pemprov DKI Jakarta Apresiasi PLN


Usman, warga Kelurahan Bukit Lama.-Ekky Saputra-PALTV

Diduga, minimnya sistem drainase serta kurangnya area resapan air menjadi faktor utama penyebab terjadinya banjir. Sedangkan ketinggian air di sejumlah titik bervariasi, bahkan mencapai sekitar 60 sentimeter.

Salah satu warga, Usman, mengungkapkan bahwa banjir seperti ini bukan pertama kali terjadi. Ia menyebut, dengan ketinggian air saat ini, genangan biasanya membutuhkan waktu cukup lama untuk surut.

“Kalau air setinggi ini, biasanya bisa sampai tiga hari baru kering. Itu pun kalau tidak hujan lagi. Kalau hujan turun lagi, banjirnya bisa semakin parah,” ujar Usman.

Meski kondisi rumah terendam, sebagian warga memilih tetap bertahan. Kartini, warga lainnya, mengatakan dirinya belum memiliki pilihan lain selain tetap tinggal di rumahnya.

BACA JUGA:Kemenkum Sumsel Dorong Posbankum Desa Lebih Responsif Layani Masyarakat

BACA JUGA:Cas Kilat Tapi Tetap Aman! Ini Rahasia Moto Pad 2026

“Mau bagaimana lagi, kami tetap bertahan di rumah meskipun sudah kebanjiran,” kata Kartini.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: paltv