Ekonomi Syariah Jadi Sumber Baru di Tengah Krisis Global
Ekonomi syariah menjadi sumber pertumbuhan baru di tengah krisis global, menawarkan sistem keuangan stabil, inklusif, dan berbasis prinsip Islam.--PALTV
PALEMBANG, PALTV.CO.ID– Lakukan pertemuan dengan pihak Bank Indonesia, Wali kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, beberapa hal dibahas, di antaranya mengenai penguatan dan pengembangan ekonomi syariah di Palembang.
“titik poinnya adalah penguatan dan pengembangan ekonomi syariah. Maka dari itu, ada titik lokus yang harus gerak cepat.” katanya.
Untuk hal tersebut, menurut Wali kota Palembang, dibutuhkan percepatan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kota Palembang, agar dapat memacu pertumbuhan ekonomi di Palembang.
“ini membutuhkan percepatan dari Organisasi Perangkat Daerah. Kita mendukung sepenuhnya ekonomi syariah ini untuk membantu UMKM, dan menjadikan pertumbuhan ekonomi kota Palembang semakin baik kedepannya.” lanjut Wali kota Palembang.
BACA JUGA:VinFast VF 5 Bikin Heboh! Benarkah Ini Game Changer Mobil Listrik Murah?

Walikota Palembang Ratu Dewa--PALTV
Sementara itu, Kepala BI Sumsel, Bambang Pramono menyampaikan, melihat kondisi global yang berpotensi berdampak negatif dalam menjaga pertumbuhan ekonomi, diperlukan sumber pertumbuhan ekonomi baru salah satunya dengan memberdayakan ekonomi dan keuangan syariah.
“memang lokus kami di ekonomi dan keuangan syariah. Karena di kondisi global saat ini berpotensi berdampak negatif bagi kita. Jadi kita perlu mencari sumber baru, salah satunya memberdayakan ekonomi dan keuangan syariah.” katanya.

Kepala BI Sumsel, Bambang Pramono --PALTV
Untuk hal tersebut, Palembang khususnya memiliki potensi besar untuk pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, seperti dengan pembentukan zona kuliner halal, aman, sehat. Dimana para UMKM sudah memiliki sertifikat halal, dan dapat menjadi sumber pembiayaan bank syariah dan ivestor asing.
“ekonomi dan keuangan syariah memiliki potensi besar dikembangkan. Untuk dikembangkan, kami melihat Palembang memiliki potensi besar. Sebagai kota yang kuat religinya, dan kami memohon dukungan pembentukan zona kuliner halal, aman, sehat.” lanjutnya.
Menurut Kepala BI Sumsel, pasca lebaran pertumbuhan ekonomi masih terjadi di kisaran 5,3 persen. Untuk hal tersebut, pengawasan tetap dilakukan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

