Polres Ogan Ilir Perkuat Sinergi Cegah Kebakaran Sejak Dini
Rapat Koordinasi Karhutla Libatkan Lintas Instansi di Ogan Ilir--Foto : Ahmad Romawi - PALTV
INDRALAYA, PALTV.CO.ID - Bertempat di Mapolres Ogan Ilir, Senin (13 April 2026), Kepolisian Resor Ogan Ilir menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau tahun 2026.
Kapolres Ogan Ilir, AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa sebagian besar kasus karhutla disebabkan oleh ulah manusia, baik yang disengaja maupun akibat kelalaian.
Polres Ogan Ilir menekankan pentingnya peran aktif seluruh pihak, terutama pemerintah desa dan masyarakat, dalam upaya pencegahan.
“Penanganan karhutla tidak bisa dilakukan sendiri. Harus ada kolaborasi dari semua pihak, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten. Kepala desa harus aktif, dan jika tidak ada upaya pencegahan, tentu akan ada konsekuensi hukum,” tegas Kapolres.
BACA JUGA:Breaking News!! Kejati Sumsel Periksa Kantor Dishub Muba, Dalami Dugaan Korupsi Lalu Lintas Lalan
BACA JUGA:Sidang Korupsi Fee Pokir DPRD OKU, Teddy Sebut Hanya Tahu Perubahan Anggaran Secara Umum

Peserta Rakor Bahas Strategi Pencegahan Kebakaran Lahan--Foto : Ahmad Romawi - PALTV
Selain itu, Polres Ogan Ilir juga menyoroti pentingnya pembentukan Masyarakat Peduli Api (MPA), peningkatan sarana dan prasarana, hingga pemanfaatan teknologi seperti water bombing untuk menjangkau lokasi kebakaran yang sulit diakses.
Rakor ini dipimpin langsung oleh Kapolres Ogan Ilir dan dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari BPBD, BMKG, Manggala Agni, instansi pemerintah, para camat, kepala desa, hingga perwakilan perusahaan yang beroperasi di wilayah Ogan Ilir.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menyatukan persepsi serta memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mencegah dan menangani karhutla yang kerap terjadi setiap musim kemarau.
Kepala BPBD Ogan Ilir juga menegaskan kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi karhutla melalui penyediaan peralatan, pembentukan posko, serta penguatan tim di lapangan.
BACA JUGA:Awasi WFH ASN, Wali kota Palembang Intruksikan Buat Aplikasi Pengawasan
BACA JUGA:Kemenkum Sumsel Kawal Regulasi Penanggulangan Bencana Kota Palembang

Kapolres Ogan Ilir, AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa sebagian besar kasus karhutla disebabkan oleh ulah manusia, baik yang disengaja maupun akibat kelalaian.--Foto : Polres Ogan Ilir
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: paltv.co.id

