Kemarau Diprediksi Lebih Kering, BPBD Sumsel Siapkan Kanal Penampung Air
Dok. PALTV Karhutlah pada puncak musim kemarau--Foto : Dok. PALTV
PALEMBANG,PALTV.CO.ID - Puncak kemarau pada tahun 2026 diprediksi akan lebih panjang akibat dipengaruhi fenomena El-Nino, sehingga menyebabkan kemarau di Indonesia, khususnya di sumatera selatan lebih kering, yang berpotensi dapat menyebebkan kebakaran hutan dan lahan.
Untuk mengantisipasi terjadi karhutlah pada puncak musim kemarau, badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Sumatera Selatan, mulai menyiapkan kanal sebagai tempat penampungan air di daerah rawan terjadi kebakaran.

Dok Paltv 2025, Insert Lahan Gambut Rawan Terbakar Saat Kemarau --Foto : Dok. PALTV
Kepala BPBD Sumatera Selatan, M. Iqbal Alisyahbana mengatakan, selain menyiapkan kenal penampungan air, pihaknya juga telah menyiapkan personil dan peralatan dibantu seluruh stakeholder dalam mempersiapkan puncak kemarau di Sumatera Selatan.
BACA JUGA:Polisi Gagalkan Peredaran 4,2 Kg Sabu di Jalur Lintas Sumatera, Dua Kurir Dibekuk
BACA JUGA:Perayaan Hari Raya Paskah di GKSBS Palembang Siloam Berlangsung Hikmat dan Penuh Sukacita

Kepala BPBD Sumatera Selatan, M. Iqbal Alisyahbana --Foto : Ekky - PALTV
"Untuk tahun 2026 sendiri berdasarkan informasi BMKG, bahwasannya kemarau akan lebih kering, nah ini yang perlu kita antisipasi dengan berkoordinasi dengan semua stakeholder baik BPBD kabupaten, TNI dan Polri, termasuk dengan membuat kanal yang berfungsi untuk pemadaman" kata M. Iqbal Alisyahbana
Dengan kondisi wilayah yang didoninasi oleh lahan rawan dan lahan gambut, perlu diantisipasi agar tidak mudah terbakar pada puncak musim kemarau.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: paltv.co.id

