Bitcoin Tersandung Usai FOMC Januari 2026: Sinyal Waspada dari The Fed Atau Jebakan Pasar?

Bitcoin Tersandung Usai FOMC Januari 2026: Sinyal Waspada dari The Fed Atau Jebakan Pasar?

Harga Bitcoin (BTC) kembali tergelincir tepat setelah Federal Reserve (The Fed)--chatgpt image

PALTV.CO.ID,- Harga Bitcoin (BTC) kembali tergelincir tepat setelah Federal Reserve (The Fed) merilis hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) Januari 2026.

Padahal, keputusan bank sentral Amerika Serikat tersebut sejatinya sudah lama diprediksi pasar.

Namun kenyataannya, kepastian kebijakan justru memicu aksi jual dan membuat Bitcoin gagal bertahan di atas level psikologis US$90.000.

Fenomena ini kembali menegaskan satu hal penting: di pasar kripto, bukan hanya keputusan yang menentukan arah harga, tetapi juga ekspektasi dan psikologi pelaku pasar.

The Fed Tahan Suku Bunga, Pasar Justru Bergejolak

Dalam pernyataan FOMC pertamanya di tahun 2026, The Fed memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di kisaran 3,5%–3,75%.

Keputusan ini mengakhiri siklus pemangkasan suku bunga sepanjang 2025, di mana total penurunan mencapai 75 basis poin dalam tiga pertemuan terakhir.

BACA JUGA:QRIS Tembus Asia: Dari Dompet Digital Lokal ke Alat Bayar Lintas Negara

BACA JUGA:Tertangkap Kamera Saat Tes, Zeekr 8X Disebut-Sebut Siap Guncang Pasar SUV

Ketua The Fed Jerome Powell menyebut bahwa kebijakan moneter saat ini dinilai sudah cukup akomodatif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, menjaga stabilitas pasar tenaga kerja, dan mengarahkan inflasi menuju target 2%.

Secara fundamental, pernyataan tersebut tergolong netral hingga dovish. Namun pasar kripto merespons dengan cara yang berbeda.

Bitcoin Turun ke US$89.221, Gagal Tembus US$90.000

Tak lama setelah pernyataan resmi FOMC dirilis, harga Bitcoin justru melemah dan turun ke area US$89.221.


Bitcoin gagal bertahan di atas level psikologis US$90.000.--chatgpt image

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: berbagai sumber