Bukit Asam PT. BA

ORI, Instrumen Investasi Aman untuk Dana Menganggur Jangka Menengah

ORI, Instrumen Investasi Aman untuk Dana Menganggur Jangka Menengah

keuntungan investasi ORI bagi pemula dengan risiko [email protected]

PALTV.CO.ID,- Bagi masyarakat yang memiliki dana menganggur dan tidak akan digunakan dalam waktu dekat.

Khususnya dalam rentang tiga hingga empat tahun ke depan, Obligasi Negara Ritel (ORI) dapat menjadi salah satu pilihan investasi yang layak dipertimbangkan.

Instrumen ini dinilai cocok bagi investor dengan profil konservatif yang mengutamakan keamanan, namun tetap mengharapkan imbal hasil yang lebih menarik dibandingkan deposito.

ORI merupakan bagian dari Surat Berharga Negara (SBN) yang diterbitkan langsung oleh pemerintah dan ditujukan khusus bagi investor ritel atau individu.

Dana yang dihimpun dari penerbitan ORI digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan negara, termasuk pembangunan infrastruktur dan program strategis nasional.

BACA JUGA:HP Infinix Note Edge Terbaru Sangat Mirip iPhone

BACA JUGA:Palembang Juara Turnamen Basket 3x3 Gebyar Mandiri 2026

Karena diterbitkan oleh negara, ORI memiliki tingkat keamanan yang tinggi dan risikonya relatif rendah.

Salah satu daya tarik utama ORI adalah tingkat kupon atau bunga yang lebih tinggi dibandingkan deposito perbankan.

Jika bunga deposito rata-rata berada di kisaran 4 hingga 5 persen per tahun, imbal hasil ORI umumnya berada di atas angka tersebut.

Selain itu, kupon ORI dibayarkan secara rutin setiap bulan langsung ke rekening investor, sehingga memberikan arus kas yang stabil.

BACA JUGA:Bahaya Mengintai! Portal Sako Baru Miring Ancam Nyawa Pengguna Jalan

BACA JUGA:Morbidelli C252V: Sekilas Tentang Cruiser Urban Bergaya Klasik-Modern

Dari sisi jangka waktu, ORI memiliki tenor menengah, umumnya antara tiga hingga empat tahun.

Jangka waktu ini membuat ORI cocok bagi investor yang telah merencanakan kebutuhan keuangan jangka menengah dan tidak memerlukan dana secara mendadak.

Meski demikian, ORI tetap memiliki fleksibilitas karena dapat diperjualbelikan di pasar sekunder sebelum jatuh tempo. Cara Membeli ORI Saat ini, proses pembelian ORI semakin mudah dan dapat dilakukan secara daring.


Instrumen ini dinilai cocok bagi investor dengan profil konservatif--Freepik

Investor dapat membeli ORI melalui bank, perusahaan sekuritas, maupun platform financial technology (fintech) yang telah ditunjuk pemerintah sebagai mitra distribusi resmi.

BACA JUGA:Sampah Terus Bertambah, Palembang Masih Kekurangan Armada Truk Pengangkut

BACA JUGA:Morbidelli C252V: Sekilas Tentang Cruiser Urban Bergaya Klasik-Modern

Investor hanya perlu melakukan registrasi, membuka rekening investasi, lalu memesan ORI sesuai dengan masa penawaran yang ditetapkan.

Perlu diketahui, ORI tidak tersedia setiap saat seperti saham. Pembelian sebagai investor perdana hanya dapat dilakukan pada masa penawaran tertentu.


cara investasi ORI untuk perencanaan keuangan jangka menengah--ORI@ ig bankmandiri

Namun, di luar periode tersebut, ORI masih dapat dibeli melalui pasar sekunder dengan harga yang mengikuti kondisi pasar.

Risiko yang Perlu Diperhatikan Meski tergolong aman, ORI tetap memiliki risiko, terutama terkait fluktuasi harga di pasar sekunder.

Saat suku bunga acuan naik, harga ORI cenderung turun. Kondisi ini bisa menimbulkan potensi kerugian jika investor menjual ORI sebelum jatuh tempo.

Oleh karena itu, investor disarankan untuk memegang ORI hingga jatuh tempo agar memperoleh keuntungan maksimal, yakni kupon rutin dan pengembalian pokok investasi secara penuh.

BACA JUGA:Morbidelli C252V Saat Menikung: Antara Sains dan Sensasi Balap

BACA JUGA:Pemain Angklung Hilang Tenggelam di Sungai Musi Empat Lawang

Strategi ini membuat ORI lebih ideal sebagai instrumen investasi jangka menengah, bukan untuk kebutuhan dana jangka pendek.

Perbedaan ORI dan SBN Ritel Lainnya Selain ORI, pemerintah juga menawarkan produk SBN ritel lainnya, seperti Savings Bond Ritel (SBR).

Perbedaan utama terletak pada tenor dan fleksibilitas pencairan dana. SBR memiliki jangka waktu lebih pendek, yaitu dua tahun, dan nilai pokoknya tidak terpengaruh fluktuasi harga pasar.


ORI instrumen investasi aman untuk dana menganggur jangka [email protected]

Namun, dana SBR tidak dapat dicairkan sepenuhnya sebelum jatuh tempo.

Minimal Investasi dan Laporan Berkala Investasi ORI dapat dimulai dengan dana minimal Rp5 juta, dengan harga satu unit ORI sebesar Rp1 juta dan pembelian minimal lima unit.

Investor akan mendapatkan laporan berkala setiap bulan yang berisi informasi nilai investasi dan akumulasi kupon yang diterima.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: berbagai sumber