Pansus DPRD Sumsel Dorong Pemprov Optimalkan PAD 2026
Anggota Pansus DPRD Sumsel menyoroti sektor pajak yang belum optimal--Foto : Ekky - PALTV
PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Adanya evaluasi dari pemerintah pusat berdampak pada menurunnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Selatan sebesar sekitar Rp1,8 triliun.
APBD yang sebelumnya ditetapkan sebesar Rp11,4 triliun kini menjadi Rp9,6 triliun.
Kondisi tersebut mendorong Panitia Khusus (Pansus) Optimalisasi Pendapatan Daerah DPRD Provinsi Sumatera Selatan meminta Pemerintah Provinsi Sumsel bekerja lebih optimal dalam mengejar Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pajak pada tahun 2026.

APBD Sumsel Turun Rp1,8 Triliun, Pansus DPRD Dorong Pemprov Genjot PAD 2026--Foto : Ekky - PALTV
Ketua Pansus Optimalisasi Pendapatan Daerah DPRD Sumsel, M. Nasir, mengatakan dari tujuh sektor pajak daerah yang ada, masih terdapat beberapa sektor yang belum terserap secara maksimal.
BACA JUGA:Pesona Batik Petule tampil memikat di Muara Enim
BACA JUGA: Tambah PAD! Pemkot Palembang Pastikan Lelang Kendaraan Kembali Digelar Februari 2026
Di antaranya adalah Pajak Air Permukaan dan pajak alat berat, yang dinilai memiliki potensi untuk ditingkatkan.
“Dari tujuh sektor pajak yang dikelola, masih ada peluang untuk ditingkatkan melalui pengawasan yang lebih detail. Kami dari Pansus hanya bisa mendorong Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan BPKAD agar dapat bekerja secara optimal,” ujar M. Nasir.

Ketua Pansus Optimalisasi Pendapatan Daerah DPRD Sumsel, M. Nasir, mengatakan dari tujuh sektor pajak daerah yang ada, masih terdapat beberapa sektor yang belum terserap secara maksimal.--Foto : Ekky - PALTV
Selain itu, M. Nasir menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota hingga Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) di 17 kabupaten/kota se-Sumatera Selatan guna memaksimalkan potensi pendapatan daerah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: paltv.co.id
