Isyarat Besar dari Cathie Wood: AS Bisa Mulai Borong Bitcoin, Era Pro-Kripto Trump Belum Usai
Cathie Wood membedah arah kebijakan kripto Amerika Serikat di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump.--AI chat GPT
PALTV.CO.ID,- Wacana adopsi Bitcoin oleh negara kembali mencuri perhatian pasar global.
Kali ini, sinyal datang dari Cathie Wood pendiri dan CEO ARK Invest, yang menyebut bahwa pemerintah Amerika Serikat berpotensi mulai membeli Bitcoin secara langsung untuk mengisi cadangan nasional. Pernyataan ini langsung memicu diskusi hangat di kalangan pelaku pasar kripto.
Dalam podcast Bitcoin Brainstorm yang diunggah di kanal YouTube resmi ARK Invest, Cathie Wood membedah arah kebijakan kripto Amerika Serikat di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump.
Menurutnya, apa yang terlihat saat ini baru sebatas langkah awal, dan masih ada ruang besar untuk perubahan strategi ke depan.
Cadangan Bitcoin AS Masih Awal, Pembelian Bisa Menyusul
Cathie Wood menjelaskan bahwa hingga saat ini, cadangan Bitcoin Amerika Serikat memang sudah ada, namun sumbernya bukan dari pembelian di pasar terbuka.
BACA JUGA:Rahasia Sukses Kelola Uang Sekolah Anak Tanpa Pusing
BACA JUGA:10 Pilihan SUV Terjangkau 2026 yang Paling Worth It, Nyaman Dipakai
Seluruh Bitcoin yang tersimpan berasal dari aset sitaan hasil penegakan hukum, seperti dari kasus kriminal atau penyelundupan.
Meski begitu, Wood menilai pendekatan ini tidak akan cukup dalam jangka panjang.
Ia mengingatkan bahwa visi awal pembentukan cadangan strategis Bitcoin adalah untuk mencapai 1 juta BTC. Dengan pasokan sitaan yang terbatas dan tidak konsisten, pembelian langsung menjadi opsi yang semakin masuk akal.
“Kalau tujuannya sebesar itu, hampir tidak mungkin hanya mengandalkan aset sitaan,” ungkap Wood dalam podcast tersebut.
Ia juga menyoroti peran Departemen Keuangan dan Departemen Perdagangan AS yang telah diberi mandat untuk mengeksplorasi cara menambah cadangan Bitcoin tanpa membebani anggaran negara.

Wacana adopsi Bitcoin oleh negara kembali mencuri perhatian pasar global.--AI chat GPT
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: indodax
