Ibu di Palembang Keluhkan Dugaan Permainan Kelulusan Kerja Satpam, Pesan Dinyatakan Lulus Dihapus Sepihak
Seorang ibu di Palembang keluhkan dugaan permainan kelulusan kerja Satpam, pesan dinyatakan lulus dihapus sepihak, Senin (12/1/2026).-Heru Wahyudi-PALTV
PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Seorang warga Kecamatan Plaju Kota Palembang bernama Yuliana (58), mengaku kecewa dan merasa dipermainkan terkait proses rekrutmen kerja Satpam yang diikuti anaknya, Bastari Saputra (21).
Yuliana menilai terdapat kejanggalan dalam pengumuman kelulusan yang disampaikan oleh pihak pemberi kerja.
Yuliana, warga Gang Lama 6 Kelurahan Bagus Kuning, menuturkan bahwa anaknya telah mengikuti seluruh tahapan Seleksi Satpam yang diselenggarakan oleh PT Pertamina Training and Consulting hingga tahap akhir.
“Anak saya sudah ikut semua tahapan dari awal sampai sekarang, bahkan tinggal menyisakan 30 orang terakhir, tapi tiba-tiba ada pesan pengumuman kelulusan yang masuk, lalu empat menit kemudian dihapus dengan alasan salah kirim,” ujar Yuliana saat ditemui pada Senin, 12 Januari 2026.
BACA JUGA:Diduga Soal Asmara, Video Viral Remaja Putri Terjun dari Jembatan Tanjung Baru
BACA JUGA:1 Tahun Berjalan, Program MBG di Sumatera Selatan Capai 1,7 Juta Penerima Manfaat
Menurutnya, pesan kelulusan tersebut dikirim oleh seorang admin pemberi kerja bernama Tiara. Namun, tak lama setelah diterima, pesan tersebut justru dihapus sepihak tanpa penjelasan yang jelas.
Merasa janggal, Yuliana mengaku telah mendatangi langsung perusahaan terkait untuk meminta klarifikasi, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
“Sudah saya datangi ke perusahaan dan saya minta bertemu dengan yang bersangkutan, tapi tidak mau ditemui. Petugas piket juga menyampaikan hal yang sama,” katanya.

Yuliana (58) kecewa dan merasa dipermainkan terkait proses rekrutmen kerja Satpam yang diikuti anaknya, Senin (12/1/2026).-Heru Wahyudi-PALTV
Sebagai ibu dari empat anak, Yuliana mengaku sangat kecewa lantaran hingga kini tidak ada penjelasan resmi mengapa anaknya tidak dipanggil bekerja, padahal sebelumnya telah menerima pesan kelulusan.
BACA JUGA:Dua Tahun Buron, Pelaku Penyiraman Air Keras IRT di Palembang Akhirnya Dibekuk Polisi
BACA JUGA:Aroma Tidak Sedap TPS Liar Ganggu Aktivitas Warga
“Saya cuma mau hak anak saya dan penjelasan yang jelas, kenapa pesan kelulusan itu dihapus sepihak. Padahal teman satu angkatannya sudah 13 orang yang bekerja, bahkan saya lihat langsung mereka di lokasi,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: paltv

