Mengulik Tren Perhiasan Emas Favorit Masyarakat Palembang
emas bukan sekadar pelengkap penampilan, melainkan juga aset berharga yang memiliki nilai ekonomi tinggi --ig@tokoemas_mahkota
PALTV.CO.ID,- Perhiasan emas masih menempati posisi istimewa di tengah kehidupan masyarakat Palembang.
Bagi warga kota ini, emas bukan sekadar pelengkap penampilan, melainkan juga aset berharga yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan dapat diwariskan dari generasi ke generasi.
Tak heran jika desain perhiasan emas yang diminati warga Palembang cenderung mempertimbangkan dua aspek utama sekaligus, yakni nilai investasi dan kesesuaian dengan tren perhiasan terkini.
Secara historis, masyarakat Palembang telah lama menjadikan emas sebagai bentuk simpanan kekayaan.
Dalam berbagai peristiwa penting, seperti pernikahan, kelahiran, hingga perayaan keluarga besar, perhiasan emas kerap hadir sebagai simbol kemapanan, kasih sayang, dan harapan akan masa depan yang sejahtera.
Tradisi ini masih bertahan hingga kini, meskipun selera desain dan gaya pemakaian terus mengalami perkembangan.
Salah satu ciri khas perdagangan emas di Palembang adalah penggunaan satuan berat lokal yang dikenal dengan istilah “suku”.
BACA JUGA:Bukan Sekadar Disimpan: Thomas Chen dan Misi Diam-Diam Mengubah Masa Depan Bitcoin
BACA JUGA:Review Eksklusif Samsung Galaxy S25 FE Indonesia Terbaru
Perhiasan emas biasanya dijual berdasarkan berat per suku, bukan semata-mata model atau merek.
Kadar emas pun sangat beragam, mulai dari emas muda dengan kadar rendah hingga emas tua berkadar tinggi, seperti 22 karat dan 24 karat.
Sistem ini membuat masyarakat lebih fokus pada nilai riil emas sebagai investasi jangka panjang.
Emas berkadar tinggi atau yang sering disebut emas tua masih menjadi favorit utama.
Jenis emas ini dianggap paling aman untuk disimpan karena nilainya relatif stabil dan mudah dijual kembali.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: berbagai sumber
