Warga Sanga Desa Digegerkan Temuan Mayat Tanpa Identitas di Sungai Musi

Warga Sanga Desa Digegerkan Temuan Mayat Tanpa Identitas di Sungai Musi

Proses Evakuasi Jenazah Mr X oleh Petugas-Ruzi-PALTV

MUBA, PALTV.CO.ID – Warga Desa Ngunang, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas yang mengapung di aliran Sungai Musi, Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.

Mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan dalam posisi telungkup di tengah aliran sungai. Kondisinya tersangkut di antara sampah dan ranting-ranting pohon. Saat ditemukan, korban mengenakan baju berwarna biru dan celana abu-abu.

Penemuan mayat itu pertama kali diketahui oleh dua warga setempat, Irwan dan Ucok, yang saat itu hendak berangkat ke kebun dengan menyeberangi Sungai Musi.

Kapolsek Sanga Desa IPTU Dr Candra Kalepi melalui Kasi Humas Polres Musi Banyuasin AKP S Hutahaean menjelaskan, kedua saksi awalnya melihat adanya tubuh manusia yang mengapung di aliran sungai.

BACA JUGA:Viral CCTV Jambret Kalung Emas di Perum PNS Pemkot Palembang

BACA JUGA:Investasi Palembang Tembus Rp9,4 Triliun di Triwulan III


Temuan Mayat Tanpa Identitas Mengapung di Sungai Musi Sanga Desa Muba-Ruzi-PALTV

“Saksi hendak ke kebun di seberang Sungai Musi. Saat berada di tepi sungai, mereka melihat ada tubuh manusia mengapung. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Sanga Desa,” ujarnya.

Setelah menerima laporan, personel Polsek Sanga Desa bersama tim Satreskrim Polres Musi Banyuasin langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan serangkaian tindakan kepolisian.

“Kami telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, memasang garis polisi, serta berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Satreskrim Polres Muba. Jenazah juga sudah dievakuasi untuk dilakukan pemeriksaan atau visum oleh tenaga medis,” ungkap AKP Hutahaean.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab kematian korban dan masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari dokter.

BACA JUGA:Air Pasang Anak Sungai Borang Ganggu Aktivitas Warga

BACA JUGA:Saat Panen di Ogan Ilir, Polda Sumsel Siap Tambah 700 Hektare Lahan Jagung

“Untuk penyebab kematian belum bisa kami simpulkan. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dokter. Perkembangan lebih lanjut akan segera kami sampaikan,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: paltv.co.id