Rupiah Masih Tertahan di Level Rp16.700-an, Dolar AS Minim Volatilitas

Rupiah Masih Tertahan di Level Rp16.700-an, Dolar AS Minim Volatilitas

perdagangan hari ini masih bergerak terbatas dan cenderung stabil di kisaran Rp16.700-an per dolar AS.--Freepik.com

PALTV.CO.ID,- Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini masih bergerak terbatas dan cenderung stabil di kisaran Rp16.700-an per dolar AS.

 Pergerakan yang relatif sempit ini mencerminkan kondisi pasar valuta asing yang minim volatilitas, seiring pelaku pasar memilih bersikap wait and see terhadap perkembangan sentimen global maupun domestik.

 Dari beberapa sumber, pada awal perdagangan, rupiah diperkirakan bergerak di rentang Rp16.650 hingga Rp16.750 per dolar AS.

Fluktuasi tipis tersebut menunjukkan bahwa belum ada katalis kuat yang mampu mendorong penguatan maupun pelemahan signifikan.

 Dolar AS pun terpantau stabil terhadap sebagian besar mata uang Asia lainnya, menandakan kondisi pasar global yang relatif tenang.

 BACA JUGA:Rahasia Arah Bitcoin 2026: CEO Abra Bongkar Peran Likuiditas The Fed

BACA JUGA:Samsung Kesulitan Menentukan Harga Galaxy S26 dan Diduga Rugi untuk Setiap Galaxy Z TriFold

Analis pasar valuta asing menilai, pergerakan rupiah yang tertahan ini tidak lepas dari minimnya rilis data ekonomi penting dalam waktu dekat.

 Setelah memasuki awal tahun, pasar cenderung menunggu arah kebijakan lanjutan bank sentral global, khususnya sikap Federal Reserve AS terkait suku bunga acuan.

 Selama belum ada sinyal baru yang jelas, dolar AS diperkirakan masih bergerak datar dan menjaga posisinya di level yang relatif tinggi terhadap rupiah.

 Dari sisi global, dolar AS masih ditopang oleh statusnya sebagai aset aman (safe haven).

Ketidakpastian ekonomi dunia, mulai dari perlambatan pertumbuhan di sejumlah negara hingga dinamika geopolitik, membuat investor global tetap berhati-hati.


Pergerakan yang relatif sempit ini mencerminkan kondisi pasar valuta asing yang minim volatilitas,--Freepik.com

Kondisi ini membatasi ruang penguatan rupiah meskipun tekanan besar juga tidak terlihat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: berbagai sumber