Super Flu Disebut Hanya Flu Musiman Namun Gejala Lebih Berat
Ahli Mikrobiologi Prof Dr Yuwono sebut Super Flu hanya flu musiman namun gejala lebih berat.-Hafid Zainul-PALTV
PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Penyakit yang dikenal dengan sebutan super flu dan belakangan ramai diperbincangkan disebut bukan penyakit baru.
Ahli Mikrobiologi Prof Dr Yuwono menegaskan, super flu merupakan influenza musiman dengan gejala yang lebih berat serta penyebaran yang lebih luas.
“Super flu itu influenza musiman. Kalau di kita biasanya muncul saat musim hujan. Sebenarnya sama dengan flu biasa, hanya saja intensitasnya lebih berat dan penyebarannya lebih luas,” ujar Prof Yuwono.
Prof Yuwono menjelaskan, super flu disebabkan oleh virus influenza tipe A subtipe H3N2 varian K.
BACA JUGA:Pertumbuhan Ekonomi Sumsel 2026 Diprediksi Meningkat hingga 5,8 Persen
BACA JUGA:Libur Akhir Tahun Menjadi Berkah Bagi Pelaku Usaha Pempek di Palembang

Prof Dr Yuwono, Ahli Mikrobiologi.-Hafid Zainul-PALTV
Gejala yang ditimbulkan bersifat umum, seperti demam dan nyeri tenggorokan, namun tingkat keluhannya lebih tinggi sehingga membuat penderitanya merasa tidak nyaman.
“Gejalanya sifatnya umum, tapi intensitasnya lebih berat. Ada demam, nyeri tenggorokan dan rasa tidak nyaman,” katanya.
Menurut Prof Yuwono, kelompok yang paling rentan terdampak penyakit ini adalah anak-anak dan lansia.
Sementara itu, terkait penyebarannya, Prof Yuwono menyebutkan bahwa kasus super flu di Indonesia memang sudah ditemukan, meski lebih banyak terjadi di negara-negara Eropa yang sedang mengalami musim dingin.
BACA JUGA:Laga Sumsel United Hadapi Persekat Tegal Diprediksi Berlangsung Sengit
“Di Indonesia sudah ditemukan beberapa kasus. Umumnya memang lebih banyak ditemukan di negara Eropa karena faktor musim dingin,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: paltv
