Dirut PLN Tinjau Kesiapan Layanan Kelistrikan Untuk Ibadah Natal di Seluruh Indonesia

Dirut PLN Tinjau Kesiapan Layanan Kelistrikan Untuk Ibadah Natal di Seluruh Indonesia

General Manager PLN UID Riau Didik Wicaksono (ketiga dari kiri) beserta jajaran berdiskusi dengan Pdt. Mikhael O. Panjaitan (ketiga dari kanan) di Gereja HKBP Pekanbaru terkait pengamanan pasokan listrik guna mendukung kelancaran ibadah Natal.--

PALTV.CO.ID- PT PLN (Persero) memastikan keandalan pasokan listrik di seluruh rumah ibadah gereja di Indonesia menjelang perayaan Hari Raya Natal 2025. 

Upaya ini dilakukan untuk menjamin masyarakat yang merayakan Natal dapat menjalankan ibadah dengan nyaman, khusyuk, dan tanpa gangguan kelistrikan.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, turun langsung memastikan kesiapan dan keandalan sistem kelistrikan di Gereja Katedral Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci, Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (24/12). 

Kunjungan ini menjadi komitmen kesiapsiagaan PLN secara nasional dalam menyambut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa PLN hadir serentak di seluruh Indonesia untuk memastikan keandalan listrik saat perayaan Natal. 

BACA JUGA:Pertamina EP Zona 4 Cetak Rekor Pengeboran Terdalam, Tembus 769 Meter di Bawah Tanah

“Kami dari PLN hari ini berada di Katedral Semarang. Namun pada saat yang sama, Direksi dan tim kami juga hadir di seluruh katedral dan gereja-gereja di Indonesia. Tugas kami adalah memastikan pasokan listrik khususnya malam Natal, dapat berjalan dengan lancar,” ujar Darmawan.

Darmawan menjelaskan bahwa PLN memberikan perhatian khusus pada sistem kelistrikan rumah ibadah dengan standar pelayanan tertinggi.

“Kami memastikan sistem kelistrikan di seluruh gereja dan katedral aman, secara khusus kami menghadirkan pelayanan tanpa kedip. Ini adalah bentuk pelayanan terbaik PLN agar ibadah Natal dapat berlangsung dengan khusyuk,” tambahnya.

Untuk Katedral Semarang, PLN menyiapkan sistem kelistrikan berlapis guna menjamin keandalan maksimal.

“Beban listrik Katedral Semarang saat kegiatan besar mencapai sekitar 130 ribu Watt, sementara sehari-hari sekitar 90 ribu Watt. Untuk itu kami memasang UPS (Uninterruptible Power Supply) sebesar 250 ribu Watt, dilengkapi genset, serta pasokan listrik dari PLN melalui dua jalur berbeda. Ini menjadi empat lapis pengamanan,” jelas Darmawan.


General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin (kiri), bersama Ketua Dewan Paroki Harian Gereja Katedral Jakarta, Romo Albertus Hani Hartoko, SJ (kanan), melakukan peninjauan langsung kesiapan kelistrikan di Gereja Katedral Jakarta menjel--Foto: dok. PT PLN (Persero)

Dari sisi personel, PLN menyiapkan lebih dari 69 ribu personel yang disiagakan penuh di 3.402 posko siaga di seluruh Indonesia agar Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat berjalan dengan lancar.

“Kami memastikan seluruh personel siaga penuh selama periode Natal dan Tahun Baru, mulai dari pembangkit, transmisi hingga distribusi. Petugas kami berjaga 24 jam untuk mengantisipasi potensi gangguan sekaligus memastikan pasokan listrik tetap andal agar masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman dan nyaman,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: